Anggapan “Jodoh Nggak Kemana” Memang Melegakan, Tapi 6 Hal Ini Buatmu Sadar Agar Tak Hanya Menunggu Saja

Anggapan “Jodoh Nggak Kemana” Memang Melegakan, Tapi 6 Hal Ini Buatmu Sadar Agar Tak Hanya Menunggu Saja

Anggapan “Jodoh nggak kemana”  mungkin memang sangat melegakan. Tapi kamu jangan lupa bahwa di balik anggapan yang cukup melegakan itu sebenarnya ada ketidakpastian. Sebab maksud ‘jodoh nggak kemana’ ini bukan berarti terpaku ke seseorang yang kamu harapkan sekarang. Selain itu, ada hal lain juga yang perlu kamu pahami lagi. Bukan ingin buatmu resah lagi, tapi setidaknya ini bisa membuatmu berpikir untuk tak menunggu saja.


1. Mencari jodoh juga perlu usaha, kalau cuma diam saja jangan harap bertemu dengannya

www.erichmcvey.com
Mau rajin berdoa pagi, siang dan malam, tapi kamu hanya berdiam, mana bisa jodoh datang begitu saja di depanmu. Kamu perlu usaha, bukan yang muluk-muluk seperti mengejar-ngejar seseorang yang disukai. Tapi cukup dengan membuka diri dan menjalin komunikasi dengan orang lain entah teman yang sudah dikenal atau baru ditemui.
Sebab jodoh memang tak kemana selama kamu mau berusaha. Tapi kalau kamunya hanya diam saja, jodohmu juga tak akan datang di depan mata. Adakalanya usahamu pun sesederhana berusaha membenahi pribadimu atau menyelesaikan target karirmu.


2. Kamu harus memisahkan harapan dengan keyakinan “Jodoh nggak ke mana”, biar nggak terjebak di orang yang salah

 unsplash.com
Sebenarnya tak salah dengan anggapan itu, tapi kadang penggunaan sekaligus pemaknaannya yang kurang tepat. Seperti kamu yang langsung saja mencampurkannya dengan berjuta-juta harapan untuk bisa bersamanya lagi. Padahal kalau kamu mau berpikir lebih dalam di balik ungkapan “Jodoh nggak kemana,”, itu ada persoalan ikhlas. Bukan untuk menambah bebanmu, tapi memang ikhlas diperlukan supaya kamu tak berharap dengan orang yang salah. Mengingat kamu sendiri tak tahu, apakah orang yang diharapkan ini tepat atau tidak.


3. Ada memang yang jodohnya adalah orang terdekatnya. Tapi bukankah kisah cinta kamu dan mereka tak sama?

unsplash.com
Kamu boleh saja menjadikan kisah cinta orang lain sebagai pelajaran. Seperti mereka yang ternyata jodohnya adalah teman yang selama ini dikenal dengan baik. Rasanya memang kejutan sekali, sudah mencari ke sana ke mari tapi ternyata jodohnya ada di depan mata. Seolah pencarian jodoh ini berputar, menunggu sampai waktu yang tepat dan akhirnya berhenti di titik yang sebenarnya itu-itu saja.
Kisah cinta yang jelas menarik. Tapi jangan langsung berpikir itu bisa jadikan patokan untuk kisah cintamu juga. Kamu punya kisah sendiri yang mungkin saja bisa lebih menarik. Jodohmu bisa orang yang tak pernah kamu kenal sebelumnya. Atau bisa saja dia seseorang yang baru untukmu hanya saja tak asing di lingkunganmu.


4. Karena jodoh tak seperti hujan yang datang dengan tanda. Ia hadir, lalu membuatmu berpikir “Kok bisa ya,”

unsplash.com
Mungkin kamu pernah berandai, coba jodoh itu seperti hujan yang sebelum kehadirannya selalu memberi tanda. Membuatmu tak repot mencari dan bisa mempersiapkan diri. Sementara nyatanya, jodoh itu bukan hujan. Selain harus mencari, kamu pun harus teliti melihat siapa yang tepat dengan yang datang hanya sesaat.
Jodoh adalah orang yang ketika datang kepadamu, lalu membuatmu mengernyitkan dahi dan bertanya “Kok bisa ya?”. Sampai kapanpun, jodoh memang akan selalu menjadi misteri.


5. Tanpa kamu sadari, kalimat “Jodoh nggak ke mana” cuma menawarkan kebahagiaan semu untuk dirimu

unsplash.com
Selain perasaan lega, anggapan “Jodoh nggak kemana” pun diam-diam membuatmu sedikit bahagia. Karena dalam pikiranmu, kesempatan untuk bersama dia masih ada sekalipun kamu tak tahu kapannya. Sementara pikiranmu tentang kesempatan ini sebenarnya bagian dari khayalan alias pengandaianmu saja. Jadi mau sampai kapan diiming-iming dengan kesemuan?


6. Jodoh memang tak ke mana, tapi kamu juga harus tahu jodoh itu juga cerminan diri

unsplash.com
Supaya kamu tak hanya berpaku dengan harapan “Jodoh nggak kemana”, kamu sendiri harus tahu urusan jodoh juga ada sangkut pautnya dengan dirimu sendiri. Jodohmu itu cerminan dari bagaimana perilakumu, sifatmu, sampai pemikiranmu sendiri. Sebab jodohmu ini seseorang yang pasti menemanimu dari waktu ke waktu, dan harus bisa mengimbangi semua hal yang ada di dirimu.

Nah guys, mulai dari sekarang jangan salah memaknai arti dari “jodoh nggak kemana” yaa! Karena nyatanya dalam pencarian menemukan jodoh, diperlukan usaha juga kan?


Sumber artikel            : www.hipwee.com

Tags :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar